Minggu, 23 September 2012

Hotel di Malioboro untuk Liburan Paling Berkesan di Yogyakarta


Hotel  di Malioboro adalah hotel paling dicari bagi mereka yang tahu lebih banyak tentang Yogyakarta dan bagaimana Malioboro sangat menarik sebagai salah satu daerah yang paling populer. Menginap di Hotel di Malioboro akan memberikan pengalaman lebih menyenangkan dan membuat liburan lebih mudah diingat dan juga akan memberikan keuntungan lebih kepada para tamu. Hal ini juga diketahui bahwa Malioboro adalah pusat dari Yogyakarta di mana semua turis datang, sebagai salah satu tujuan mereka selama liburan. 

Jika Anda memilih Hotel di Malioboro untuk tinggal, itu berarti bahwa Anda dapat dengan mudah mengakses tempat-tempat untuk berbelanja, mencari souvenir etnik dan khas, restoran dengan masakan lezat, penukaran uang, termasuk pemandu wisata profesional yang dapat diperoleh dari agen wisata, Daerah perkotaan berarti fasilitas lebih bagi Anda, juga di Hotel Malioboro.

Hotel  Malioboro tersedia dalam banyak pilihan. Daerah perkotaan di Yogyakarta selalu dikunjungi oleh setiap wisatawan baik lokal maupun internasional. Tempat terkenal juga menjadi faktor yang membuat daerah tersebut terdapat banyak hotel. Namun, masing-masing Hotel di Malioboro tidak menyediakan fasilitas yang sama dan kualitas pelayanan. Ini akan menarik untuk memilih sebuah hotel etnis yang dapat memberikan Anda lebih banyak tentang nuansa Jawa. Seperti Hotel di Malioboro akan membuat Anda merasa pengalaman unik dari tinggal di hotel yang dirancang etnis serta mencicipi masakan khas di restoran hotel. Untuk tinggal yang lebih nyaman, Anda harus memastikan tentang kualitas, keselamatan, dan lebih lanjut tentang Hotel di Malioboro yang bagus

Jumat, 21 September 2012

The terminology of Malioboro


Yogyakarta is a city with the title of Special Region. It is a Special region which is given by the government of Indonesian republic, and only two regions of the country, besides Aceh Special Region. Yogyakarta, in the governmental structure names Daerah Istimewa Yogyakarta, is better known as Yogyakarta. From the development of era until now, Yogyakarta has been changing in the term of terminology or the so-called name, from the word ‘Yogyakarta’ into ‘Jogja’ as its society is more familiar with the later.
               
Based on the history, the terminology of Malioboro has two versions about the origin of the word, first is from Sanskrit which means a bouquet of flowers. It is because in 1800s, Malioboro street became the centre of ceremony or both the state and the cultural and art celebrations.
               
The second version, the terminology of Malioboro is from an ancient Javanese language. The word derives from ‘maleo seko boro’ which means going home from out of the city for long time. Malioboro street, besides as art centre, it is also as the trade centre in Yogyakarta. Therefore, it can be assured, whoever, even the natives of Yogyakarta or the immigrants, if they come to Yogyakarta, they will visit Malioboro street with different purposes. They may just have a trip or trade. And of course, they need some places to stay such as a villa, inn, or hotel which lies along the Malioboro street, like Malioboro hotel.
               
Malioboro street, either from which terminology it comes from, it is obvious that it is one thing that makes Yogyakarta special in many ways, including Malioboro hotel.